Perkuat Ekosistem Sertifikasi Kompetensi Kerja, LSP UGM Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Calon Asesor BNSP Batch III Tahun 2026
Yogyakarta, 29 Juli 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka rangkaian kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Workplace Assessor (WPA) Batch III Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Sidomukti Room, Hotel MM UGM Lantai 2, Yogyakarta, dan berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Pelatihan dan sertifikasi ini merupakan salah satu upaya strategis LSP UGM dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas asesor kompetensi sekaligus memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi kerja di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh 24 calon asesor kompetensi yang berasal dari kalangan dosen UGM dari berbagai bidang keilmuan. Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan dan sertifikasi sebagai bagian dari proses pengembangan kompetensi serta persiapan untuk menjalankan tugas sebagai asesor kompetensi sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BNSP.
Acara pembukaan yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
- Komisioner BNSP Bidang Pendidikan, Prof. Dr. Amilin, S.E., S.H., M.Si., Ak., CA., QIA., BKP., CRMP.
- Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA.
- Ketua LSP UGM, Dr. Ir. Setyawan Bekti Wibowo, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng.
Hadir pula Master Asesor BNSP Ibu A.Y. Retno Dwidarsih dan Bapak Roy Buana, serta para dosen calon asesor kompetensi yang mengikuti kegiatan pelatihan.
Dalam agenda pembukaan, Prof. Dr. Amilin menyampaikan arahan kebijakan sekaligus keynote speech mengenai kebijakan dan arah strategis BNSP dalam penguatan sistem sertifikasi kompetensi kerja di perguruan tinggi. Materi tersebut menyoroti pentingnya sinergi antara LSP Pihak Pertama (LSP-P1) dengan ekosistem Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dalam mendukung link and match antara pendidikan tinggi dan dunia kerja.
Prosesi pembukaan kegiatan ditandai secara resmi melalui pemukulan gong oleh Komisioner BNSP Bidang Pendidikan bersama Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM serta Ketua LSP UGM.
Memasuki sesi inti pada hari pertama, para peserta mendapatkan pembekalan dan pendalaman materi dari tim Master Asesor BNSP. Materi yang diberikan mencakup:
- Internalisasi sistem sertifikasi nasional.
- Pemahaman peta kelompok pekerjaan beserta praktik penyusunan dan review.
- Pendalaman unit kompetensi Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen (MAPA), yang meliputi:
- Penentuan pendekatan asesmen.
- Penyusunan rencana asesmen.
- Identifikasi persyaratan modifikasi dan kontekstualisasi.
- Penyusunan instrumen asesmen untuk bukti langsung dan bukti tambahan.
Materi tersebut dilengkapi dengan praktik sehingga peserta tidak hanya memahami konsep asesmen, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses asesmen kompetensi. Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian pembelajaran, praktik, dan evaluasi yang dirancang untuk membangun kemampuan sebagai asesor kompetensi yang profesional, objektif, dan mampu melaksanakan asesmen berdasarkan prinsip-prinsip sertifikasi kompetensi.
Pada hari terakhir, Minggu, 2 Agustus 2026, dilaksanakan ujian sertifikasi calon asesor kompetensi sebagai tahap akhir dari rangkaian pelatihan. Ujian bertujuan untuk mengukur kompetensi, pemahaman, serta kesiapan peserta dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai asesor kompetensi sesuai dengan standar BNSP. Proses ujian dilaksanakan dengan Bapak Simon Pulung dan Bapak Jauhar Faradis selaku Master Asesor BNSP dan penguji.
Berdasarkan hasil ujian yang telah dilaksanakan, seluruh 24 calon asesor kompetensi dari dosen UGM direkomendasikan kompeten oleh Master Asesor BNSP selaku penguji. Dengan demikian, sebanyak 24 peserta atau 100% peserta berhasil memperoleh rekomendasi kompeten dalam proses sertifikasi calon asesor kompetensi.
Hasil tersebut menjadi capaian penting bagi LSP UGM dalam memperkuat kapasitas asesor kompetensi internal. Bertambahnya calon asesor kompetensi diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas pelaksanaan sertifikasi di lingkungan UGM, sekaligus memperkuat penjaminan mutu proses asesmen dan sertifikasi kompetensi.
Melalui penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi BNSP WPA Batch III Tahun 2026, LSP UGM berkomitmen untuk terus mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional serta memperkuat sistem sertifikasi kompetensi yang kredibel dan berstandar nasional. Keikutsertaan 24 dosen UGM yang seluruhnya direkomendasikan kompeten diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan ekosistem sertifikasi kompetensi serta mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global.



